Connect with us

Politik

Wujudkan Pilkada Aman, Bawaslu Temui Kapolda

Ketua Bawaslu Maluku menemui Kapolda Maluku, Rabu (4/3). -Nelson-

Ambon, ameksOnline.- Untuk menciptakan Pilkada yang aman dan damai, di kabupaten Seram Bagian Timur, Buru Selatan, Kepulauan Aru dan Maluku Barat Daya (MBD), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Maluku, menyambangi Polda Maluku.

Kedatangan komisioner Bawaslu yang dipimpin ketua Bawaslu Abdullah Ely, disambut langsung oleh Kapolda Maluku, Irjen Pol. Baharudin Djafar dan sejumlah pejabat utama di Mapolda Maluku, Rabu (4/3).

Ketua Bawaslu Maluku, Abdullah Ely mengatakan, silaturahmi yang dilakukan oleh pihaknya merupakan hal yang lumrah dalam membangun sinergitas antara pihak penyelenggara Pemilu (Bawaslu) dengan aparat kepolisian khususnya Polda Maluku.

“Sudah menjadi sebuah kewajiban kami (Bawaslu), untuk bersilaturahmi dengan pihak kepolisian, apalagi dalam momentum Pemilu maupun Pilkada. Kita bersama Kepolisian akan bersinergi sehingga Pilkada yang ada berlangsung tahun ini dapat berjalan aman, damai dan lancar,” tutur Ely, dihadapan Kapolda.

Menurutnya, meski dalam Pilkada tahun ini Maluku, tidak lagi dikategorikan sebagai daerah rawan, namun keterlibatan aparat kepolisian dalam membantu penyelenggara sangat dibutuhkan.

“Kesempatan ini juga kami memohon bantuan kepada pak Kapolda dan seluruh jajaran terutama empat kabupaten yang melaksanakan Pilkada tahun ini, agar membantu kami dalam mengamankan segala proses Pilkada sampai pada penetapan kepala daerah terpilih nanti,” pintahnya.

Sementara itu, Kapolda Maluku Irjen Baharudin Djafar mengatakan, pihaknya akan bersama Bawaslu mewujudkan Pilkada yang aman dan damai.

“Untuk pengamanan menjadi tanggungjawab kami dan masyarakat. Kemudian antara Bawaslu dan Polisi juga harus memiliki visi/pandangan yang sama sehingga hasilnya baik,” kata Kapolda.

Tak hanya itu, jenderal polisi bintang dua ini juga menegaskan, jika netralitas pengawas dan pengaman harus diutamakan diatas segalanya.

“Apapun alasannya pengawas dan aparat keamanan maupun pihaknya penyelenggara harus netral. Dan untuk kami (polisi) jika ada yang tidak netral pasti saya (Kapolda) akan menindak tegas,” ingat mantan Karo Paminal Devisi Propam Polri ini.

Orang nomor satu di Polda Maluku itu turut memberikan masukan terkait teknis perhitungan surat suara, sehingga bisa berjalan aman dan maksimal, guna menghindari kecurangan maupun keterlambatan dalam proses tersebut.

“Disamping itu juga kita mendukung tugas-tugas Bawaslu ke depan guna terwujudnya penegakan hukum Pilkada yang terukur dan terarah sesuai dengan instrumen hukum,” tandas mantan Kapolda Sulawesi Barat itu. (NEL)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Politik